Macam-macam ukuran rantai: 415, 420, 428, 428H dan 520. Apa artinya?
Contoh rantai ukuran 428.
gambar 1
Angka 4 menyatakan jarak antar pin rantai (gambar 1).
Besarnya A adalah 1/8 inci. Cara mencarinya sebagai berikut.
A/8 inci atau 4/8 inci. Kalau mau dalam satuan mm tinggal dikalikan 25,4 mm, jadi 4/8 x 25,4 mm = 12,7 mm. Jadi jarak antar 2 pin tersebut adalah 12,7 mm

gambar 2
Dua angka dibelakang adalah 28. Itu menyatakan lebar antara plat kiri dan kanan (gambar 2).
Konversinya harus lihat tabel. Seperti kode 28 sama dengan 7,85Sebenernya dengan ngeliat tabel udah jelas kok semua.. ^^
Untuk 428H. Apakah arti dari huruf H? Itu artinya Hard. Ukurannya sama dengan rantai 428 biasa tetapi plat rantai lebih tebal.TABEL KEKUATAN RANTAI
Tipe..........Tensile Strength/ Uji Tarik (kg)
415 .......................... 1600
420 .......................... 1600
428 .......................... 1750
428H ....................... 2100
520 .......................... 2700
Coba cara berikut:
- Matikan system restore
- Kalau di antivirus anda ada fitur Resident Shield, nonaktifkan dulu
- Download ANSAV terbaru, install dan gunakan untuk scan pc anda
- Scan selesai, lanjutkan dengan "fix registry"
- Masuk ke regedit, kalau nemu yang berikut delete aj
*HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\"YahooMessenger" = "C:\WINDOWS\system32\RVHOST.exe
*HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\"YahooMessenger" = "%System%\RVHOST.exe
*HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\WorkgroupCrawler\Shares shared\New Folder.exe
*HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\WorkgroupCrawler\Shares\"shared" = "[shared drive]New Folder.exe"
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\"shell" = "explorer.exe RVHOST.exe"
- Tutup regedit
- Masuk tool > folder option > view. Klik "Show Hidden Files and Folders", uncheck "Hide Protected Operating System Files". Apply > OK
- Cari file dibawah ini & kalau nemu force delete (shift + del)
*C:\WINDOWS\System32\cscript.exe
*C:\WINDOWS\System32\setting.ini
- Run msconfig > Startup > disable entry "rvhost.exe" klik OK & restart
Ada dua versi ukuran ban, seperti 2.50-17 atau 70/90-17.
Apa bedanya diantara 2 ukuran ini? Agar tidak salah kaprah, ingat dulu teori dasarnya.
Misal 70/90-17. Maka angka pertama 70, menunjukkan lebar ban dalam satuan milimeter, dan 90 persentase rasionya. Angka 90 persentase lebar ban dari tingginya. Sedang angka ketiga, 17, artinya diameter pelek dalam satuan inci. Jadi, ban 70/90-17 punya makna: lebar tapak ban 70 mm, dengan tinggi 90% x 70 mm = 63 mm. Dan diameter ban 17 inci.
Contoh lain, pada ban ukuran 3,00-17 inci. Angka 3.00 menunjukkan lebar ban 3 inci, sedang 17 berarti diameter pelek, juga dalam satuan inci. Lalu berapa tinggi ban ukuran 3.00-17? Sebenarnya, cara membacanya sama. Angka pertama itu lebar, kedua rasionya dan ketiga diameter. Tapi kalau angka ke dua tidak ada, dianggap rasionya 100%. Jadi ban tersebut tebalnya 100% x 3 = 3 inci.
Samakah ban ukuran 70/90-17 dengan 2.50- 17? Yang ini menghitungnya gampang. Ingat saja, 1 inci = 2,54 cm atau 25,4 mm. Berarti lebar tapak dan tinggi ban, 2,5 x 25,4 mm = 63,4 mm. Artinya, ban 70/90-17 lebih lebar dan lebih tipis dikit (0,4 mm) dari ban 2.50-17 .

- IRQL_NOT_LESS_ OR_EQUAL (0X0000000A)
Ini merupakan biangnya biang kerok pada BsOD. Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer. Daftar Penyebab:
- Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
- Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
- NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk. - UNEXPECTED_KERNEL_ MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang kepanasan
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat
- DATA_BUS_ERROR
Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak. - PAGE_FAULT_IN_ NONPAGED_ AREA
Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache) - INACCESSIBLE_ BOOT_DEVICE
Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset. - VIDEO_DRIVER_ INIT_FAILURE
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver. - BAD_POOL_CALLER
Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru. - PEN_LIST_CORRUPT
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM - MACHINE_CHECK_ EXCEPTION
Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
Hal2 yg perlu dipahami ttg kekentalan/SAE oli mesin:- Kekentalan/SAE suatu oli mesin bukanlah ukuran mutu suatu oli. SAE hanyalah sebagai pembeda atau kelas2 suatu oli mesin berdasarkan tingkat sifat kekentalannya.
- SAE rendah (encer) tidak identik dengan mutu yg lebih baik dibandingkan yg kental.
- Makna sesungguhnya dari kode SAE bukanlah sekedar encer atau kental, tetapi lebih berkaitan pada kemampuan oli tersebut untuk beradaptasi pada suhu rendah dan tinggi. Kode SAE 20W50 misalnya, makna dibalik kode ini sebenarnya, suatu oli yg memiliki kemampuan (telah lulus uji) distarter pada suhu (minus) -10 C dan bisa dialirkan di dalam mesin sampai suhu -20 C . dan memiliki minimum keketalan tertentu pada suhu tinggi 150 C (HTHS). Untuk SAE 10W40 , lulus uji sampai – 30 . Semakin kecil angka SAE dg Huruf W semakin dingin suhu ujinya, dst.
- Oli yg paling umum dipakai di negara bersalju adalah SAE 10W30 dan 5w30, apapun jenis mobilnya. Disini faktor pertimbangnnya murni kondisi/suhu di negara tsb. Kalau memakai oli 20w50, kendala utamanya adalah jenis oli tersebut bisa membeku pada kondisi dingin/salju di negara tsb. Utk Di Indonesia, sejatinya, menurut lembaga API berapapun kode SAE bisa dipakai tanpa mesti khawatir bermasalah dimesin. Dan lebih utama adalah SAE 20w50,10w40. Namun utk ”performa/kinerja” mesin2 modern, oli2 lebih encer menjadi layak dipertimbangkan.
- Pada umumnya oli kental + aditif friksi dan anti aus yg bagus, lebih memiliki sifat perlindungan yg lebih baik pada mesin dibandingkan yg encer. Kalau cuma kental aja tapi aditifnya jelek ga berpengaruh. Oli encer lebih mendukung pada performa dan irit bensin, namun kekurangannya relatif kurang baik pada perlindungan mesin. Dan cenderung memperpendek usia mesin.
- Kekentalan/SAE bukanlah satu2nya hal yg mendukung kinerja dan perawatan mesin. Kandungan aditif pada oli lebih menentukan baik tidaknya perawatan mesin.